14 Sumur Tercemar Bensin Di Kota Kediri, Tiga Belum Teratasi

\nSoal pencemaran sumur akibat SPBU Tempurejo, Kecamatan Pesantren Kota Kediri terus ditangani. Dari 14 sumur, 11 sudah dinyatakan aman untuk digunakan oleh warga.\n\n\n\nHasil...

14 Sumur Tercemar Bensin Di Kota Kediri, Tiga Belum Teratasi
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“Pada tanggal 18 Juli 2024, kami telah menyampaikan hasil ini ke Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri dan merekomendasikan tentang tindak lanjut yang harus dilakukan untuk mendapatkan nol-TPH,” tambah ia.

\n\n\n\n

Kuasa Hukum SPBU Zakia Rahma mengungkapkan terkait sisa 3 sumur warga yang belum nol-TPH atau masih ada kandungan minyak dalam air, pihaknya menegaskan tidak akan melepas tanggung jawab.

\n\n\n\n

“Akan tetap melaksanakan treatment seperti pengurasan, memberikan dispersant, pengujian, kompensasi dan dicukupi kebutuhan akan air minum dan air PDAM,” ucapnya.

\n\n\n\n

Sambungnya hanya memutus kompensasi dari 11 warga yang sudah nol-TPH nya. Sehingga air sumur dapat digunakan kembali. Sementara masih ada bau hanya karena lama nggak digunakan. “Jadi kalau dibilang berbahaya kan sudah tidak ada,” tandas ia.

\n\n\n\n

Lurah Tempurejo Oriza Mahendra Jaya mengatakan keinginan warga sangat sederhana yakni kembalinya sumur seperti sedia kala.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: