Alumni HMI Minta Kambara Jadi Mentor Pembentukan Koperasi KAHMI

\nPresentasi koperasi kesejahteraan rakyat oleh Presiden Direktur Koperasi BMI Grup Kamaruddin Batubara memukau peserta simposium Penguatan Koperasi di KAHMI Center, Jakarta,...

Alumni HMI Minta Kambara Jadi Mentor Pembentukan Koperasi KAHMI
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

”Bapak ibu semua, wakaf BMI berangkat Rp2.000 yang dikumpulkan setiap minggunya dari anggota, sampai jumlahnya Rp 1 juta. Sama dengan KAHMI, dengan jumlah alumni HMI yang mencapai 11 juta, satu orang saja memberikan Rp 1 juta, maka ada Rp 11 triliun wakaf melalui uang dari KAHMI. Masa KAHMI nggak bisa? Kalau sudah begitu, berapa banyak sekolah, masjid, rumah sakit sampai jalan tol yang bisa dibangun oleh wakaf KAHMI?,” ajak Kambara yang disepakati oleh semua peserta simposium.

\n\n\n\n

Di akhir acara, salah satu peserta simposium mengatakan, bahwa di KAHMI ada beberapa alumni yang mengelola koperasi. Namun beberapa kendala dihadapi. Seperti pengurusan, klaim sebagai koperasi murni dari KAHMI sampai urusan SDM.

\n\n\n\n

Salah satu narasumber yang juga alumni HMI Prof Euis Amalia menyarankan agar para alumni membuat satu koperasi yang dinaungi langsung Majelis Nasional KAHMI. Guru Besar Ekonomi Islam UIN Jakarta menyarankan Kambara menjadi mentornya.

\n\n\n\n

\"Sekarang kan banyak yang mengaku ini koperasi alumni HMI yang satunya lagi mengaku koperasi dari KAHMI juga. Daripada gontok-gontokkan lebih baik dimerger jadi satu saja. Koperasi ini dibawah Majelis Nasional KAHMI. Dan koperasinya harus syariah. Dan Bang Kambara yang jadi mentor sekaligus konsultannya, gimana Bang Kambara, siap kan? Alhamdulillah siap” ujar Prof Euis yang  dibalas permintaan peserta yang lain agar Kambara menjadi mentor koperasi Alumni HMI.

\n\n\n\n

\"Ngapain jauh-jauh cari koperasi lain, cukup dari Bang Kambara dan BMI yang sudah sukses menjadi koperasi syariah. Kita belajar SOP, peraturan-peraturan, sistem dan IT nya langsung dari BMI. Untuk akta saya dan Bang Subhan serta kanda yunda yang lain bisa mengurusnya.,” tambah Prof Euis.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: