Archworks X Angkat Isu Ruang dan Identitas, Hadirkan Arsitektur ke Ruang Publik

\n\n\n\n\nDi tengah perkembangan kota yang semakin cepat, ruang tidak lagi sekadar menjadi wadah aktivitas, tetapi juga membentuk cara manusia berinteraksi, menyimpan memori, dan membangun...

Archworks X Angkat Isu Ruang dan Identitas, Hadirkan Arsitektur ke Ruang Publik
Bacakan Artikel
\n

Di tengah perkembangan kota yang semakin cepat, ruang tidak lagi sekadar menjadi wadah aktivitas, tetapi juga membentuk cara manusia berinteraksi, menyimpan memori, dan membangun rasa memiliki terhadap lingkungannya.

\n\n\n\n

Namun, di balik perannya yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari, arsitektur masih kerap dipahami sebagai disiplin yang terbatas pada ruang studio dan ranah akademik. Padahal, arsitektur memiliki potensi besar untuk menjadi ruang dialog yang terbuka bagi publik.

\n\n\n\n

Berangkat dari pemikiran tersebut, Archworks X hadir sebagai upaya untuk menghadirkan arsitektur secara lebih inklusif—tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga untuk dipahami, didiskusikan, dan dirasakan bersama.

\n\n\n\n

Acara yang diketuai oleh mahasiswa arsitektur angkatan 2023, Agnes Claudia, dan didukung oleh segenap mahasiswa dan dosen Universitas Pembangunan Jaya ini mengusung tema “Designing Presence: Space, Memory, and Belonging”, kegiatan ini mengajak publik untuk melihat ruang sebagai bagian dari pengalaman hidup yang lebih luas, sekaligus merefleksikan hubungan antara manusia dan lingkungannya.

\n\n\n\n

Archworks X berlangsung pada 6 April hingga 1 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seperti simposium, workshop, kompetisi desain, pameran karya, hingga festival interaktif. Seluruh rangkaian ini dirancang sebagai ruang terbuka untuk bertukar gagasan dan perspektif.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: