Begini Pesan Wapres di Depan Warga Tapsel: Pemerintah Terus Bersama Masyarakat Sumatra

\nUsai mengunjungi wilayah terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming langsung bertolak ke Kabupaten Tapanuli Selatan...

Begini Pesan Wapres di Depan Warga Tapsel: Pemerintah Terus Bersama Masyarakat Sumatra
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Lebih jauh, sesuai arahan Presiden Prabowo, Wapres memastikan bahwa pemerintah terus mengupayakan percepatan pembangunan dan pemulihan infrastruktur yang terdampak, termasuk rumah-rumah penduduk yang rusak, akses jalan, sekolah, jembatan, serta fasilitas publik dan jaringan pendukung logistik lainnya.

\n\n\n\n

“Bapak-Ibu, ini sudah diperintah Pak Presiden juga untuk akses jalan, jembatan. Tadi ada adik yang sekolah, nanti akan dibangun kembali ya, tunggu dulu ya. Listrik, terus jalur untuk BBM nanti akan segera dipulihkan,” ujar Wapres.

\n\n\n\n

“Ini adalah perintah langsung dari Pak Presiden. Dan rumah yang rusak, ini mohon Pak [Wakil Gubernur dan Bupati] tolong diinventarisasi dulu, nanti akan kami bantu. Itu ya Bapak-Ibu ya,” tambahnya.

\n\n\n\n

Dalam keterangan persnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyampaikan bahwa Wapres memerintahkan jajaran pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan Kabupaten Tapanuli Selatan untuk mendata berbagai kerusakan dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

\n\n\n\n

“Jadi kami dari Provinsi Sumatra Utara diberikan amanah untuk mendata kerusakan-kerusakan yang diakibatkan dari dampak bencana banjir ini. Kemudian tadi Pak Wakil Presiden juga kepada saya sebagai Wakil Gubernur dan Pak Bupati [mengingatkan] jangan sampai logistik, terutama pangan, jangan sampai terlambat,” ujarnya.

\n\n\n\n

Sementara, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menambahkan bahwa Wapres menginstruksikan kepada BNPB untuk segera membangun hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi sebelum dibuatkan hunian tetap (huntap).

\n\n\n\n

“Tadi Bapak Wapres menyampaikan ke kami agar segera membangun huntara. Huntara ini adalah hunian sementara yang nanti bisa digunakan oleh para pengungsi sehingga daya tahannya bisa lebih lama. Huntara ini sangat layak cuma syaratnya satu pihak pemerintah kabupaten harus menyediakan lahan. Jadi ketika nanti sudah ada lahan, BNPB akan bergerak, kami sanggup dalam 3 hari itu [membangun] satu huntara,” terangnya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: