DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Perkuat Infrastruktur Sistem PPDB

\n\n\n\n\nWakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menyoroti kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027. Ia menilai, secara desain kebijakan dan...

DPRD  Minta Pemkot Kota Tangerang Perkuat Infrastruktur Sistem PPDB
Bacakan Artikel
\n

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo, menyoroti kesiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027. Ia menilai, secara desain kebijakan dan sistem, pelaksanaan SPMB di Kota Tangerang sudah berada di jalur yang tepat, namun masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dibenahi.

\n\n\n\n

Menurut Arief, mekanisme penerimaan siswa baru saat ini sudah lebih terstruktur dengan empat jalur seleksi, yakni afirmasi, prestasi, domisili, dan mutasi. Selain itu, proses pendaftaran yang sepenuhnya berbasis daring dinilai menjadi langkah maju dalam meningkatkan transparansi.

\n\n\n\n

Secara sistem sebenarnya sudah cukup baik. Kita sudah punya empat jalur yang jelas dan seluruh prosesnya berbasis daring,” ujar Arief. Meski demikian, ia mengingatkan agar kesiapan infrastruktur digital menjadi perhatian utama. Arief berkaca pada pelaksanaan tahun sebelumnya, di mana masyarakat sempat mengalami kesulitan mengakses sistem saat tahap pra-SPMB.

\n\n\n\n

“Saat pra-SPMB tahun lalu sempat ada kendala akses sehingga masyarakat kesulitan masuk ke sistem. Ini harus dipastikan tidak terulang,” katanya. Ia menilai, persoalan teknis tersebut tidak bisa dibebankan kepada satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja. Diperlukan kolaborasi lintas instansi, terutama antara Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

\n\n\n\n

“Ini harus terkoneksi secara intensif. Jangan sampai sistemnya bagus, tapi aksesnya justru menjadi penghambat,” ujarnya. Selain infrastruktur sistem, Arief juga menekankan pentingnya perlindungan data pribadi peserta didik dalam pelaksanaan SPMB yang sepenuhnya berbasis digital. “Kita sudah masuk era digital. Perlindungan data harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: