Fenomena Bendera \"One Piece\", Begini Tanggapan Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang

\n\n\n\n\nFenomena pengibaran bendera One Piece atau “Jolly Roger” marak di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Agustus 2025, terutama menjelang peringatan HUT Kemerdekaan ke-80. Aksi ini...

Fenomena Bendera \"One Piece\", Begini Tanggapan Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang
Bacakan Artikel
\n

Fenomena pengibaran bendera One Piece atau “Jolly Roger” marak di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Agustus 2025, terutama menjelang peringatan HUT Kemerdekaan ke-80. Aksi ini menuai beragam tanggapan dari pemerintah pusat, tokoh politik, hingga pejabat daerah.

\n\n\n\n

Bendera yang populer dari serial manga dan anime One Piece itu awalnya ramai digunakan oleh sejumlah sopir truk sebagai simbol protes terkait kebijakan pelarangan truk over-dimension over-load (ODOL). Namun, penggunaannya kemudian meluas menjadi simbol ekspresi publik yang dinilai merefleksikan rasa kebebasan, perlawanan terhadap ketidakadilan, dan kritik terhadap kondisi bangsa.

\n\n\n\n

Fenomena maraknya pengibaran bendera One Piece di berbagai daerah selama bulan Agustus 2025 turut menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo. Menurutnya, tindakan tersebut bisa dipandang sebagai bentuk kepedulian publik terhadap kondisi bangsa, selama tujuan dan caranya tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

\n\n\n\n

“Kalau tujuan adalah mengekspresikan kepedulian terhadap kondisi bangsa yang sampai hari ini masih banyak hal yang harus kita perbaiki bersama, saya menilai ini adalah bentuk kepedulian yang Insya Allah baik,” ujar Arief, Minggu (10/8/2025).

\n\n\n\n

Ia menilai, pengibaran bendera One Piece pada momen peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 dapat dimaknai sebagai pertanda bahwa perjuangan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah bangsa masih terus berlanjut. “Kita perlu terus berjuang, karena masih banyak PR yang perlu kita tuntaskan bersama-sama,” tambahnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2