FKDT Kota Kediri Datangi DPRD, Desak Aturan Masuk Sekolah Dikembalikan Enam Hari

\nKOTA KEDIRI, Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyah (FKDT) Kota Kediri mendatangi kantor DPRD Kota Kediri untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (23/10/2023). Kedatangan...

FKDT Kota Kediri Datangi DPRD, Desak Aturan Masuk Sekolah Dikembalikan Enam Hari
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“Teman-teman dari sekolah menginginkan yang lima hari seminggu, dengan berbagai pertimbangan akhirnya itu yang kita setujui. Kebijakan ini keinginan dari sekolah-sekolah,” tambah ia.

\n\n\n\n

Pelaksanaan kebijakan di sekolah tidak ada masalah. Karena ini ada efek, maka harus memikirkan bagaimana nanti agar bisa sejalan beriringan.

\n\n\n\n

Ketua FKDT Kota Kediri, Melvin Zainul Asyiqin menilai, tidak ada yang mewajibkan untuk pemberlakuan lima atau enam hari sekolah. Itu tergantung pilihan. “Maka kebijakan ini tidak bisa disamaratakan, harus memperhatikan kearifan lokal,\" paparnya.

\n\n\n\n

Berdasarkan survei dilakukan FKDT, akibat pemberlakuan lima hari sekolah, Madrasah Diniyyah kini kehilangan murid hingga 40 %.  Karena sudah lelah, tidak bisa ke sekolah nonformal. Ini yang non pesantren,\" ujarnya.

\n\n\n\n

Lanjut ia,  pendidikan nonformal di Kota Kediri rata-rata dimulai jam 14.00 WIB. Sedangkan sekolah anak-anak selesai jam 14.00 WIB.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: