Gibran Dukung Sinergi Industri dan Pendidikan untuk Wujudkan Kemandirian Teknologi Nasional

\nWakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke DTECH Engineering (Arumi Motoparts) dan Akademi Inovasi Indonesia (AII). Berlokasi di Krajan Dua,...

Gibran Dukung Sinergi Industri dan Pendidikan untuk Wujudkan Kemandirian Teknologi Nasional
Bacakan Artikel
\n

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke DTECH Engineering (Arumi Motoparts) dan Akademi Inovasi Indonesia (AII). Berlokasi di Krajan Dua, Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (07/11/2025).

\n\n\n\n

Kunjungan ini menjadi wujud dukungan pemerintah terhadap kolaborasi antara dunia industri dan lembaga pendidikan yang berhasil mengembangkan model bisnis berbasis teknologi tinggi, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian dan penguasaan teknologi nasional.

\n\n\n\n

Dalam peninjauannya, Wapres melihat langsung bagaimana sinergi antara DTECH Engineering dan AII melahirkan ekosistem inovasi yang menggabungkan riset industri dengan pendidikan vokasi. Melalui pendekatan teaching factory dan pembelajaran berbasis proyek, siswa dilibatkan langsung dalam pengembangan produk teknologi, mulai dari desain hingga proses manufaktur. Wapres juga melihat produk-produk yang dihasilkan dan pemasarannya yang salah satunya dilakukan melalui penjualan live di platform digital e-commerce.

\n\n\n\n

Wapres menilai bahwa kemitraan strategis antara dunia usaha dan dunia pendidikan seperti yang dilakukan di tempat ini dapat menjadi model pengembangan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi ini memperlihatkan bagaimana pendidikan vokasi mampu mencetak talenta muda yang menguasai teknologi.

\n\n\n\n

Hal tersebut pun diakui oleh Anggi Vandika, seorang lulusan angkatan pertama AAI yang saat ini melanjutkan pekerjaannya di DTECH Engineering. Ia mengungkapkan, kolaborasi antara dunia usaha dan pendidikan memberi dampak baik bagi para siswa vokasi. Sebab, kedua unsur tersebut merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2