Gubernur Andra Soni: Kemajemukan dan Toleransi Merupakan Modal Sosial Pembangunan

\nGubernur Banten Andra Soni, menegaskan bahwa kemajemukan bukan sekadar realitas sosiologis, melainkan modal sosial terbesar dalam pembangunan daerah.\n\n\n\nMenurutnya, keberhasi...

Gubernur Andra Soni: Kemajemukan dan Toleransi Merupakan Modal Sosial Pembangunan
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

​Andra Soni turut membagikan pengalaman pribadinya yang tumbuh di lingkungan heterogen. Pengalaman berinteraksi secara intens dengan kawan-kawan dari berbagai latar belakang agama sejak kecil telah membentuk pandangan inklusif yang kini ia terapkan dalam memimpin Provinsi Banten.

\n\n\n\n

​“Saya tumbuh dalam lingkungan majemuk dan terbiasa hidup berdampingan dengan beragam suku serta agama. Dari situ saya meyakini bahwa kemajemukan adalah modal dasar kehidupan berbangsa kita,” ujar Andra.

\n\n\n\n

​Ia menambahkan bahwa masyarakat Banten secara historis memiliki rekam jejak panjang dalam merawat toleransi. Budaya hidup damai ini, menurut Andra, harus terus dijaga dan dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia.

\n\n\n\n

​Kolaborasi Lintas Kelompok dan Peran Pemuda

\n\n\n\n

​Pemerintah Provinsi Banten, lanjut Andra, berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas kelompok, termasuk dengan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan. Ia menilai Rapimnas Pemuda Katolik memiliki peran strategis sebagai wadah pembelajaran lintas generasi dan daerah untuk memperkuat jejaring kolaboratif.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: