News and Education Versi penuh
Nasional

Istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming Main Dolanan Bareng Ribuan Anak di Bundaran HI

\nSuasana car free day (CFD) semakin meriah bersama lebih dari 1.099 anak lewat acara “Main Yuk” untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025. Berlokasi di kawasan bundaran...

Oleh Redaksi 20 Jul 2025 21:51 4 menit baca
\n

Suasana car free day (CFD) semakin meriah bersama lebih dari 1.099 anak lewat acara “Main Yuk” untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025. Berlokasi di kawasan bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu pagi (20/7/2025).

\n\n\n\n

Istri Wakil Presiden (Wapres) Selvi Gibran Rakabuming selaku Pembina Solidaritas Perempuan Indonesia (Seruni) Era Kabinet Merah Putih, menyapa langsung para peserta yang telah memadati lokasi CFD di kawasan bunderan HI Jakarta.

\n\n\n\n

Kehadirannya menjadi wujud nyata dan selaras dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam membentuk generasi emas Indonesia yang unggul, sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.

\n\n\n\n

\"Selamat pagi, apa kabar anak-anak semuanya? Sudah sarapan belum?\" sapa Selvi, yang langsung disambut celoteh polos nan riang dari anak-anak, menyebutkan berbagai menu sarapan mulai dari roti, donat, hingga mie—menunjukkan keragaman keseharian anak-anak Indonesia masa kini.

\n\n\n\n

Di tengah kegembiraan tersebut, Selvi mengingatkan bahwa masa anak-anak adalah masa untuk bermain, dan Hari Anak Nasional sejatinya menjadi milik seluruh anak di penjuru tanah air. Ia pun mengapresiasi langkah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang tahun ini merancang perayaan yang lebih inklusif dan merata, tidak lagi terpusat hanya di satu kota.

\n\n\n\n

“Saya rasa ini adalah sesuatu inovasi yang bagus sekali, Bu Menteri [PPPA], karena rasa, semangat, kemudian kebersamaan Hari Anak Nasional ini semakin terasa kalau bisa dirayakan di setiap sekolah dan diikuti oleh seluruh anak-anak di Indonesia. Karena, memang ini harinya untuk seluruh anak-anak di Indonesia,” ujar Selvi.

\n\n\n\n

Dalam sesi interaktif ini, Selvi mengenang masa kecilnya yang penuh dengan permainan tradisional, seperti engklek, bola bekel, lompat tali, dan gobak sodor.

\n\n\n\n

“Dulu, memang belum mengenal gadget. Jadi, kita setiap sore setelah pulang sekolah, karena rumah saya dulu masih di kampung, jadi tetangganya masih deket-deket gitu, setiap sore kita selalu berkumpul di depan rumah kita,” kenangnya.

\n\n\n\n

Dirinya menegaskan pentingnya menghidupkan kembali budaya permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, permainan tradisional tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai kebersamaan dan pembentukan karakter.

\n\n\n\n

“Saya juga ingin sekarang ini kita bisa mengembalikan permainan-permainan tradisional, yang saya rasa sudah tidak banyak dikenal oleh anak-anak sekarang ini, padahal sebenarnya nilai-nilainya banyak sekali dari permainan tradisional itu,” ajaknya.

\n\n\n\n

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa permainan tradisional dipilih sebagai salah satu dari lima kegiatan pokok dalam peringatan Hari Anak Nasional 2025, bersama senam anak, lagu dan kesenian daerah, dongeng pahlawan daerah, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

\n\n\n\n

“Kami mengajak anak-anak untuk bermain permainan tradisional, agar mereka tidak terfokus lagi kepada gadget-nya, tetapi kita bisa bermain bersama-sama,” tegasnya.

\n\n\n\n

Arifah Fauzi juga menjelaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar simbolik, tetapi strategis. Berdasarkan data Kementerian PPPA, banyak kasus kekerasan terhadap anak dipicu oleh pola asuh yang kurang tepat serta penggunaan gawai yang berlebihan.

\n\n\n\n

Setelah berinteraksi dan bermain ular naga bersama anak-anak di area panggung utama, Ibu Selvi melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi berbagai zona permainan yang tersedia, seperti glindingan, tapak gunung, workshop janur, main sarung, congklak, dam-daman, catur Teuku Umar, catur Surakarta, balap jajar, hingga permainan papancakan besar.

\n\n\n\n

Acara “Main Yuk” digelar oleh Kementerian PPPA dengan berkolaborasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama, Kementerian Kebudayaan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Seruni.

\n\n\n\n

Melalui kegiatan ini, perayaan Hari Anak Nasional 2025 tak hanya menjadi ajang bermain bersama, tetapi juga momentum untuk menghidupkan kembali budaya bermain yang sehat dan berakar pada kearifan lokal, sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kebahagiaan anak-anak Indonesia.

\n\n\n\n

Sebagai informasi, peringatan HAN 2025 ini mengangkat tema besar “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045” dengan tagline “Anak Indonesia Bersaudara.” Tema ini mencerminkan tekad bersama untuk menumbuhkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan tangguh yang mampu menjaga semangat persaudaraan dan toleransi dalam keberagaman.

\n\n\n\n

Turut hadir dalam acara ini, Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Dikdasmen Abdul Mu\'ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, para wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta Ketua Umum Seruni beserta jajarannya. (din).

\n
Topik terkait
permainan tradisional Istri Wapres Selvi Gibran Istri Wapres Selvi Gibran Rakabuming Main Dolanan Bareng Ribuan Anak di Bundaran HI Peringatan Hari Antri Narkoba 2025