News and Education Versi penuh
Tangerang Raya

Jaga Stabilitas Daya Beli Masyarakat, Pemkot Tangsel Intervensi Supplay Kebutuhan Pokok

\nPemkot Tangsel memastikan pasokan kebutuhan pokok di sentra dan pasar-pasar tradisional berjalan lancar. Upaya ini untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan sehari-hari...

Oleh Redaksi 17 Oct 2024 14:19 3 menit baca
\n

Pemkot Tangsel memastikan pasokan kebutuhan pokok di sentra dan pasar-pasar tradisional berjalan lancar. Upaya ini untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan sehari-hari mayarakat.

\n\n\n\n

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Tangsel Ucok Siagian mengatakan, daya beli masyarakat di Tangsel menunjukkan tren positif meski dihadapkan dengan tantangan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.  

\n\n\n\n

“Kami bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah melakukan kontrol dengan menggelar rapat-rapat secara rutin untuk memastikan supplay demand berjalan lancar dengan melibatkan OPD terkait untuk memastikan tidak ada hambatan,” ujarnya.

\n\n\n\n

Inflasi tahunan pada 2024 mencapai 2,15 persen namun ekonomi lokal tetap bergerak dinamis. Berkat peran aktif sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan langkah strategis dari pemerintah daerah.

\n\n\n\n

\"Kondisi daya beli masyarakat di Tangerang Selatan saat ini menunjukkan tren positif, meski dipengaruhi oleh dinamika inflasi dan harga barang kebutuhan pokok,\" ujar Ucok.

\n\n\n\n

Menurutnya terjadinya pelambatan daya beli mayarakat akibat supply terhambat. Sementara demand cukup bersar. Maka supaya daya beli mayarakat stabil, bagaimana supplay tidak mengalami hambatan.

\n\n\n\n

“Itu yang menjadi perhatian kami, rapat dengan Disperindag, Koperasi dan UMKM serta Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan.  Semua sektor terlibat dalam hal ini,” beber ia.

\n\n\n\n

Menurut Ucok, daya beli masyarakat di Tangsel tetap kuat, meski ada dinamika harga kebutuhan pokok. Ini tak lepas dari kontribusi sektor UMKM yang semakin berkembang dan inisiatif pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

\n\n\n\n

Tidak hanya itu, UMKM juga berperan penting dalam menggerakkan roda ekonomi lokal, dengan berbagai program pendampingan, pelatihan, serta akses pembiayaan yang diberikan Pemkot Tangsel.

\n\n\n\n

Pasalnya, faktor ekonomi lokal yang memengaruhi daya beli masyarakat antara lain adalah inflasi yang relatif terkendali, peran sektor perdagangan dan jasa yang kuat, serta pertumbuhan pesat sektor UMKM.

\n\n\n\n

\"Perkembangan infrastruktur dan digitalisasi ekonomi juga menjadi pendorong utama yang membantu menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah,\" jelasnya.

\n\n\n\n

Akan tetapi, meski inflasi di Tangsel cenderung stabil, beberapa komoditas pokok seperti beras dan daging masih menjadi perhatian utama pemerintah, terutama menjelang akhir tahun.

\n\n\n\n

Untuk meredam gejolak harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat, Pemkot Tangsel telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan menggelar bazar murah dan memperkuat digitalisasi layanan publik.

\n\n\n\n

\"Selain itu, kita juga melakukan digitalisasi layanan publik dan perdagangan juga diperkuat untuk meningkatkan efisiensi dan akses masyarakat terhadap produk yang lebih terjangkau,\" kata dia.

\n\n\n\n

Untuk memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok lokal maupun nasional, Pemkot Tangsel selalu menjalankan strategi khusus melalui promosi digital, pelatihan, dan akses pembiayaan, dengan berkolaborasi bersama sektor swasta.

\n\n\n\n

\"Dengan strategi ini, UMKM diharapkan dapat terus bertahan dan membantu menjaga daya beli masyarakat,\" pungkasnya.

\n\n\n\n

Melalui upaya kolaboratif ini, Tangerang Selatan diharapkan mampu mempertahankan kestabilan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meskipun tantangan inflasi dan harga kebutuhan pokok terus dihadapi. (din).

\n
Topik terkait
daya beli mayarakat pasokan kebutuhan pokok lancar Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Tangsel Ucok Siagian Tim Pengendali Inflasi Daerah