News and Education Versi penuh
Daerah

KAI Daop 7 Madiun Bongkar Modus Penipuan Rekrutmen Pegawai

KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat mewaspadai penipuan berkedok rekrutmen pegawai. Seluruh proses penerimaan karyawan KAI dilakukan secara resmi, transparan, berbasis kompetensi, dan tanpa pungutan biaya. Informasi lowongan hanya melalui situs resmi karier.kai.id.

Oleh Adm 29 Sep 2026 19:46 2 menit baca

HARIANRAKYAT.ID, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penipuan berkedok rekrutmen pegawai. 

KAI menegaskan seluruh proses penerimaan karyawan dilakukan secara resmi, transparan, berbasis kompetensi dan tidak dipungut biaya apa pun.

Informasi lowongan kerja maupun pendaftaran rekrutmen KAI hanya diumumkan melalui situs resmi karier.kai.id. 

Masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau fasilitas tertentu.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa proses rekrutmen tidak melibatkan perantara yang dapat menjamin seseorang diterima sebagai pegawai.

KAI juga tidak memungut biaya administrasi, uang muka, maupun biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada peserta seleksi.

“Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. Masyarakat harus berhati-hati terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan mengatasnamakan KAI,” demikian imbauan KAI Daop 7 Madiun.

Selain meminta sejumlah uang, modus penipuan juga dilakukan dengan mengarahkan peserta untuk memesan tiket transportasi atau hotel melalui agen perjalanan tertentu. Pelaku biasanya berdalih pemesanan tersebut merupakan bagian dari tahapan rekrutmen.

KAI menegaskan, seluruh proses lamaran dilakukan secara mandiri melalui portal resmi. Perusahaan tidak menerima berkas lamaran fisik melalui pos maupun instansi lain di luar ketentuan yang diumumkan pada situs resmi.

Adapun tahapan seleksi rekrutmen KAI meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat).

Pengumuman hasil seleksi disampaikan melalui akun masing-masing peserta pada situs resmi rekrutmen KAI.

Tohari mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang, hadiah, maupun fasilitas kepada pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan peserta seleksi.

Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan terkait rekrutmen KAI diminta segera melakukan konfirmasi atau melaporkannya kepada pihak KAI.

KAI juga mengajak masyarakat menyebarluaskan informasi tersebut guna mencegah semakin banyak pencari kerja menjadi korban penipuan berkedok penerimaan pegawai. (lik).

Topik terkait
KAI KAI Daop 7 Madiun rekrutmen KAI penipuan rekrutmen lowongan kerja KAI Tohari Madiun Kereta Api Indonesia lowongan kerja penipuan lowongan kerja