Kota Kediri Kembali Diterpa Wabah PMK, 32 Kasus Ditemukan pada Hewan Ternak

\nSetelah sempat zero dari kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada tahun 2023, Kota Kediri kini kembali menghadapi wabah tersebut.\n\n\n\nSejak Desember 2024 hingga awal Jan...

Kota Kediri Kembali Diterpa Wabah PMK, 32 Kasus Ditemukan pada Hewan Ternak
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“Pada akhir 2024 memang tidak ada vaksin karena stok menipis dan tidak ada kasus. Namun, dengan munculnya kasus baru dan tingginya mobilitas ternak, PMK kembali muncul di Kediri dan Jawa Timur secara umum,” tambah Ridwan.

\n\n\n\n

Ridwan juga mengungkapkan beberapa ciri-ciri sapi yang terinfeksi PMK, antara lain luka di lidah dan mulut, keluar busa, kesulitan menelan air liur, serta suhu tubuh yang tinggi. Selain itu, sapi yang terinfeksi juga mengalami kesulitan berdiri atau bahkan tidak bisa berdiri akibat kuku yang sakit.

\n\n\n\n

Sebagai upaya pencegahan, DKPP Kota Kediri berencana untuk melakukan pemantauan di pasar hewan dan mengadakan sosialisasi kepada pedagang serta peternak. Langkah ini diambil agar mereka lebih berhati-hati mengingat wabah PMK masih ada dan berpotensi menyebar.

\n\n\n\n

“Mudah-mudahan, dengan sosialisasi dan pengawasan yang lebih intens, pedagang dan peternak dapat lebih waspada terhadap wabah PMK ini,” tutup Ridwan. (lik).

\n
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2