Mas Dhito Usulkan Dua TPST, Tekankan Pengelolaan Sampah Hulu

\nPemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengusulkan pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Sekoto dan Desa Branggahan kepad...

Mas Dhito Usulkan Dua TPST, Tekankan Pengelolaan Sampah Hulu
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Putut menjelaskan, konsep TPST yang diusulkan berbeda dengan TPA landfill konvensional. Nantinya, sampah akan diolah menggunakan teknologi ramah lingkungan untuk menghasilkan Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai ekonomi.

\n\n\n\n

“Sekarang tidak lagi dikembangkan TPA landfill seperti yang sudah ada sebelumnya, jadi harus ada teknologi pengolahannya yang ramah lingkungan,” terangnya.

\n\n\n\n

Untuk lokasi pembangunan, TPST Sekoto direncanakan berada di sebelah TPA Sekoto, Kecamatan Badas, dengan luas lahan sekitar 0,68 hektare. Sedangkan TPST Branggahan akan dibangun di Kecamatan Ngadiluwih dengan luas lahan sekitar 0,29 hektare.

\n\n\n\n

Menanggapi kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menekankan pentingnya penanganan sampah dimulai dari tingkat hulu.

\n\n\n\n

Mas Dhito meminta DLH untuk melakukan pemetaan serta audit timbunan sampah di setiap kecamatan, sekaligus mendorong desa-desa agar memiliki komitmen dalam pengelolaan sampah mandiri menuju zero waste.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: