Musorkot IV KONI Tangsel Siap Dibuka, Panitia Pastikan Agenda Berjalan Tertib dan Jaga Marwah Organisasi

\nPanitia pelaksana Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) IV KONI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pelaksanaan berlangsung  pada Rabu–Kamis, (10-11/12/2025),...

Musorkot IV KONI Tangsel Siap Dibuka, Panitia Pastikan Agenda Berjalan Tertib dan Jaga Marwah Organisasi
Bacakan Artikel
\n

Panitia pelaksana Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) IV KONI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pelaksanaan berlangsung  pada Rabu–Kamis, (10-11/12/2025), di Hotel Arosa, Jakarta Selatan. Forum tertinggi organisasi olahraga daerah ini sempat tertunda dari jadwal awal (5-6/12) akibat informasi ketidakhadiran unsur pembina, yakni Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel. Serta  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Selatan.

\n\n\n\n

Ketua Organizing Committee (OC) Dr Karyadi menegaskan bahwa pergeseran jadwal tidak tendensi apa apa, melainkan bahwa kegiatan musyawarah olahraga tertinggi  tingkat kota, seyogyanya dihadiri oleh pimpinan tertinggi kota dan pimpinan terkait, sebagai bagian dari etika dan juga merupakan kebanggaan bila musyawarah ini dapat dihadiri oleh pimpinan dan sekaligus pembina KONI. Karena itu kami putuskan penundaan demi menjaga marwah forum,” ujarnya.

\n\n\n\n

Keputusan revisi jadwal dituangkan dalam Surat undangan 01-269/KONI-KTS/XII/2025 tertanggal 5 Desember. Bagi seluruh Pengurus Cabang Olahraga (cabor) se-Tangsel untuk hadir sebagai peserta penuh. Undangan ditandatangani Ketua OC, Dr Karyadi, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP),  bakal calon Ketua Umum KONI, Landung Mintoharjo serta Ketua Steering Committee (SC) Henry Kristianto

\n\n\n\n

“Undangan sudah disebar. Agenda dimulai pukul 12.30 WIB pada Rabu hingga Kamis. Pembukaan dijadwalkan dihadiri Bapak Wali Kota, Bapak Benyamin Davnie, termasuk saat agenda penutupan. Semoga tidak ada halangan dan lancar,” jelasnya.

\n\n\n\n

Dr Karyadi tidak menutup-nutupi adanya konfirmasi dan klarifikasi dari berbagai arah, baik dari cabor, maupun pihak hotel yang memerlukan kepastian. Termasuk juga perizinan, harus kordinasi ulang ke pengamanan. Semua membutuhkan kerja ulang yang tidak sedikit menguras tenaga.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: