News and Education Versi penuh
Tangerang Raya

Pengajian Makam, Jaga Tradisi Usai Lebaran Idul Fitri Selama Berhari-Hari 

\nPengajian makam berlangsung di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Islam Kampung  Cempaka Putih, Ciputat Timur sejak tanggal 12 hingga 15 April 202. Berlokasi Musala TPBU...

Oleh Redaksi 16 Apr 2024 05:15 2 menit baca
\n

Pengajian makam berlangsung di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Islam Kampung  Cempaka Putih, Ciputat Timur sejak tanggal 12 hingga 15 April 202. Berlokasi Musala TPBU, Cempaka Putih.

\n\n\n\n

Ketua TPBU, H Amat Supriadi mengungkapkan pengajian dilaksanakan setiap tahun seusai idul Fitri.  Dengan niat mendoakan secara bersama almarhum dan almarhumah.

\n\n\n\n

“Selain itu juga bertujuan  mempererat tali silaturahmi terutama keluarga almarhum, almarhumah dengan pengurus makam dan RT/RW,” ucapnya.

\n\n\n\n

Termasuk ada upaya lain, terkait dan pesan orang-orang terdahulu bahwa pengajian makam jangan dihilangkan.

\n\n\n\n

“Tetapi harus  dilestarikan dan dibudayakan kepada generasi yang berikutnya,\" tambah ia.

\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu juga, H Amat Supriadi  menjelaskan sejarah tanah makam seluas 12.000 M2 itu. Menurutnya berasal dari tanah wakaf. Ia kemudian menurut pengurus makam  yang pertama  dipimpin oleh H Monon, kemudian yang kedua H Mandor Mursan dan yang ketiga H Ritan. 

\n\n\n\n

\"Generasi yang keempat adalah saya sendiri dipercaya sejak 2005 hingga sekarang. Alhamdulillah berkat keuletan pengurus keempat dan kerjasama Lurah Cempaka Putih Bapak Tarmizi, maka  surat wakaf dapat diperoleh,” dirinya berucap seraya bersyukur.

\n\n\n\n

Saat penutupan, turut dihadiri Ketua Forum RT/RW Cempaka Putih Dr Sofian Iskandar, Ketua BKM Cempaka Putih Iwan Firdaus, Perwakilan PBNU Ciputat Timur, Perwakilan Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat. (din).

\n
Topik terkait
Ketua TPBU