Prabowo dan Era Baru Energi Nasional

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nUpaya Indonesia menjawab tantangan ketahanan dan kemandirian energi nasional kini tinggal selangkah lagi.\n\n\n\nOptimisme itu muncul setelah Presiden RI Prabowo Subianto belum l...

Prabowo dan Era Baru Energi Nasional
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Dengan begitu, kesepakatan Indonesia-Rusia dalam hal pengembangan teknologi nuklir Indonesia ini merupakan sesuatu yang sangat istimewa dan pantas diapresiasi.

\n\n\n\n

Bagi Indonesia yang sampai sekarang belum memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), maka kerja sama ini tentu membuka peluang emas bagis lompatan besar dalam pembangunan energi nasional.

\n\n\n\n

Di samping itu, kerja sama nuklir Indonesia–Rusia juga harus dilihat sebagai bagian dari strategi geopolitik yang cerdas.

\n\n\n\n

Akhirnya, harus diakui bahwa kesepakatan energi nuklir ini menandai era baru kebangkitan energi nasional Indonesia dari ketergantungan terhadap energi fosil menuju transisi energi yang lebih maju, bersih, dan mandiri.

\n\n\n\n

Prabowo dan Keberanian Membuat Keputusan Besar

\n\n\n\n

Sekali lagi, diakui ataupun tidak, kesepakatan Rusia-Indonesia di bidang pengembangan nuklir tanah air ini tidak lepas dari keberanian seorang Prabowo dalam membuat keputusan besar.

\n\n\n\n

Prabowo sekali lagi membuktikan bahwa kepemimpinannya tidak akan dihiasi dengan kebijakan setengah hati.

\n\n\n\n

Keputusan besar penuh \"nyali\" ini bahkan meneguhkan posisinya sebagai presiden yang tidak hanya pantas menjabat satu periode, tapi juga untuk dua periode sekaligus.

\n\n\n\n

Ia tidak perlu dengan susah payah meyakinkan rakyat Indonesia bahwa dirinya harus kembali dipercaya sebagai presiden terbaik Indonesia.

\n\n\n\n

Melalui langkah-langkah strategis dan bukti konkret yang telah ia lakukan dan perjuangkan sudah membuktikan bahwa dirinya memang layak dan pantas untuk menjadi kepala negara.

\n\n\n\n

Bagaimana tidak, selama dua dasawarsa terakhir, wacana tentang energi nuklir di Indonesia selalu muncul, namun semua hanya terhenti di tataran narasi besar.

\n\n\n\n

Pemimpin-pemimpin sebelumnya hanya berani membangun mimpi dan wacana besar, namun nol tindakan.

\n\n\n\n

Alhasil, baru di era Prabowo ini, mimpi-mimpi itu satu per satu mulai direalisasikan. Inilah yang membedakan seorang pemimpin sejati dan pemimpin \"omon-omon\".

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: