Reses Jadi Penjaring Keluhan Warga, Aspirasi Infrastruktur Dan Lingkungan Masih Mendominasi

\nTANGERANG SELATAN — DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2025–2026 pada Senin (8/12/2025). Laporan ini memuat berbagai...

Reses Jadi Penjaring Keluhan Warga, Aspirasi Infrastruktur Dan Lingkungan Masih Mendominasi
Bacakan Artikel
\n

DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2025–2026 pada Senin (8/12/2025). Laporan ini memuat berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun para anggota dewan saat turun langsung ke daerah pemilihannya.

\n\n\n\n

Kegiatan reses merupakan agenda resmi anggota DPRD untuk kembali ke wilayah pemilihannya guna menjaring masukan, keluhan, dan kebutuhan masyarakat. Reses menjadi sarana komunikasi politik antara wakil rakyat dan konstituen, sekaligus jalur penyampaian aspirasi yang tidak tersampaikan melalui mekanisme perencanaan pembangunan lainnya.

\n\n\n\n

Dalam laporan yang dibacakan pada paripurna tersebut, mayoritas aspirasi warga masih didominasi oleh persoalan infrastruktur. Wakil Ketua DPRD Tangsel, M. Yusuf, menyebut kebutuhan yang paling banyak disampaikan mencakup perbaikan drainase, rehabilitasi jalan lingkungan, serta penambahan sarana penerangan jalan umum (PJU).

\n\n\n\n

“Rata-rata yang disampaikan masyarakat melalui reses kemarin adalah infrastruktur. Baik itu drainase, perbaikan jalan, hingga sarana penerangan jalan umum. Mayoritas itu,” ungkap Yusuf.

\n\n\n\n

Ia menjelaskan, banyaknya usulan infrastruktur muncul karena masyarakat sering terbentur keterbatasan dalam penyampaian kebutuhan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Oleh sebab itu, reses menjadi ruang alternatif yang efektif untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: