Ribut Pengusaha Lokal Minta Proyek 5 Triliun, Ketum Kadin Indonesia Bakal Bekukan Pengurus Kadin Cilegon

\nUsai ramai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon meminta proyek Rp 5 Triliun tanpa ikut tender. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie angkat bicara....

Ribut Pengusaha Lokal Minta Proyek 5 Triliun, Ketum Kadin Indonesia Bakal Bekukan Pengurus Kadin Cilegon
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Yang pasti, Kadin berkomitmen memberikan perlindungan kelembagaan kepada investor agar tidak terjadi preseden negatif di kemudian hari dan demi menjaga nama baik organisasi dan dunia usaha.

\n\n\n\n

\"Kami menegaskan, Kadin Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk menjunjung hukum, mendukung investasi yang sehat, dan menjaga marwah organisasi sebagai mitra strategis pemerintah. Setiap penyimpangan dari prinsip-prinsip tersebut akan ditindak tegas dalam koridor AD/ART dan hukum nasional yang berlaku,\" tutup Novyan.

\n\n\n\n

Sebelumnya, Wakil Ketua Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi yang turut hadir dalam audiensi membenarkan adanya permintaan pekerjaan senilai Rp5 triliun tersebut.

\n\n\n\n

“Kami dari Kadin bersama dengan Hipmi dan para pengusaha lokal lainnya melakukan audiensi itu, ingin memastikan sekaligus menegaskan bahwa jangan sampai kami jadi penonton dan gigit jari dengan adanya proyek CCA senilai Rp15 triliun tersebut, “ujar Mulyadi Sanusi dikutip.

\n\n\n\n

Diketahui, CAA merupakan anak perusahaan dari PT. Chandra Asri Pasific Tbk, yang sedang membangun pabrik Chlor Alkali Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Kota Cilegon dengan nilai investasi Rp 15 triliun. (*).

Pilih Halaman: