Semangat Tahun Baru Islam, 1.500 Jamaah BKMT Tangsel Padati Alun-Alun Pamulang
\nSemarak Tahun Baru Islam 1447 Hijriah terasa begitu hangat di Alun-Alun Pamulang. Sebanyak 1.500 jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Tangerang Selatan (Tang...
Semarak Tahun Baru Islam 1447 Hijriah terasa begitu hangat di Alun-Alun Pamulang. Sebanyak 1.500 jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkumpul dalam peringatan yang penuh makna, Rabu (16/7/2025).
\n\n\n\nAcara bertajuk \"Membangun Sinergi Mengharap Ridho Ilahi\" ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Pusat BKMT, Dr. Syifa Fauziah, yang memberikan apresiasi mendalam terhadap antusiasme para jamaah. Ia tak kuasa menahan rasa haru melihat parade dan defile yang mewarnai peringatan tahun baru tersebut.
\n\n\n\n\"Masya Allah, membuat saya merinding. Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga tentang kepedulian sosial,\" ungkapnya. Dr. Syifa.
Anak dari Pendiri BKMT Hj Tuti Alawiyah menekankan bahwa BKMT hadir bukan hanya untuk membina keagamaan, namun juga menjadi pejuang kemanusiaan. Ia mencontohkan aksi penggalangan dana nasional oleh BKMT yang berhasil mengumpulkan Rp2,3 miliar untuk Palestina.
\n\n\n\n\"Itu kami galang dalam kurun waktu dua bulan—sebagian besar disalurkan melalui Kedubes Palestina dan lembaga-lembaga kemanusiaan terpercaya,\" tambah ia.
\n\n\n\nSelain itu, ia mengingatkan pentingnya kaum muslimin untuk melek hukum dan sadar kesehatan. \"Umat Islam Indonesia harus cerdas, tidak hanya dari sisi kuantitas, tapi juga kualitas. Kita harus saling gotong royong membangun peradaban,\" pesannya.
\n\n\n\nWakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa pembangunan kota harus berlandaskan nilai-nilai keagamaan agar tidak kehilangan arah. Ia menyebutkan, majelis taklim memiliki peran vital dalam menanamkan akidah kepada masyarakat.
\n\n\n\n\"BKMT menjadi mitra penting bagi Pemkot Tangsel dalam menyukseskan program pendidikan keagamaan. Kami titipkan anak-anak muda juga untuk turut aktif. Kalau generasi muda jauh dari majelis taklim, ini pertanda lampu kuning,\" tegasnya.
\n\n\n\nPilar juga menekankan bahwa BKMT harus menjaga keutuhan NKRI dan menegakkan nilai-nilai Pancasila.
\n\n\n\nKetua BKMT Tangsel, Hj. Tati Astariati, memberikan pesan inspiratif kepada para jamaah. Ia mengajak seluruh anggota BKMT untuk menjadi perempuan hebat yang aktif berkontribusi dalam keluarga dan masyarakat.
\n\n\n\n\"Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jamaah BKMT diharapkan mampu unggul dalam bidang agama, pendidikan, dan sosial,\" ucapnya, didampingi Sekretaris BKMT Tangsel Hj. Iin Zahratul Aini.
\n\n\n\nAcara ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Umum MUI Tangsel KH. Saidih, Ketua Forum CSR Tangsel Listia Hurustiati, Kabag Kesra Hj. Rizkiah, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Heli Slamet, serta Staf Khusus Bidang Keagamaan dan Masyarakat H. Hamdani serta Istri Gubernur Banten Tinawati Andra Soni.
\n\n\n\nTak hanya berisi tausiyah dan sambutan, peringatan Tahun Baru Islam ini juga disemarakkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari cek kesehatan gratis bagi jamaah, penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina, lomba paduan suara Mars BKMT dan kasidah, hingga bazar UMKM binaan Kopsiyah BKMT.
\n\n\n\nSuasana religius yang berpadu dengan semangat kebersamaan menjadikan peringatan ini tak hanya sebagai bentuk refleksi spiritual, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial antar umat. Suksesnya acara ini tidak luput dari kerja keras Ketua Panitia Hj Ida Farida bersama seluruh panitia yang sangat kompak. (din).
\n