Tidak Ingin Ada Korban Akibat Dari Kabel Optik Yang Semrawut, Dewan Minta Harus Ada Regulasi

\nNasib pilu dialami oleh seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang bernama Sultan Rif\'at Alfatih (20), mengalami kecelakaan akibat tersangkut kabel optic di Ja...

Tidak Ingin Ada Korban Akibat Dari Kabel Optik Yang Semrawut, Dewan Minta Harus Ada Regulasi
Bacakan Artikel
\n

KOTA TANGSEL-Nasib pilu dialami oleh seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang bernama Sultan Rif\'at Alfatih (20), mengalami kecelakaan akibat tersangkut kabel optic di Jakarta, kini ramai menjadi perbincangan warga net.

\n\n\n\n

Dimana kini, Sultan mengalami kecelakaan tersebut membuat tenggorokannya rusak. Sehingga Sultan haru bernapas menggunakan alat bantu. Tak hanya bernapas, Sultan juga tidak bisa makan dan minum secara normal melalui mulutnya.

\n\n\n\n

Bahkan, sejak kejadian itu, Sultan juga kesulitan untuk berkomunikasi. Kisah Sultan Rif\'at yang menjadi difabel akibat insiden kabel optik ini pun menuai sorotan publik.

\n\n\n\n

Salah satunya Anggota DPRD Kota Tangsel dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Shinta Wahyuni Chairuddin, menyampaikan kasus tersebut bisa saja menimpa warga Kota Tangsel, lantaran di Kota Tangsel masih banyak kabel optik yang menjuntai dan semrawut.

\n\n\n\n

Menurut Shinta, sudah banyak warga yang mengadukan soal kabel optik atau kabel internal yang semrawut kepada dirinya, khusunya di Daerah Pemilihan (Dapil)nya yaitu di Pamulang.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2