Tinjau Pasar Badung Pascabanjir,Wapres Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Pedagang
\nWakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau kondisi Pasar Badung, Bali, yang terdampak banjir bandang, Jumat (12/09/2025).\n\n\n\nFokus peninjauan diarahkan ke area basement...
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau kondisi Pasar Badung, Bali, yang terdampak banjir bandang, Jumat (12/09/2025).
\n\n\n\nFokus peninjauan diarahkan ke area basement yang menjadi titik terparah akibat bencana, di mana aktivitas perdagangan lumpuh total.
\n\n\n\nKehadiran Wapres di Pasar Badung merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat segera turun ke lapangan, memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, sekaligus mendukung percepatan pemulihan aktivitas ekonomi pascabencana.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, dan Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
\n\n\n\nSambil meninjau bekas-bekas banjir yang memporakporandakan lantai bawah tanah dan lantai dasar pasar, Wapres mendengarkan langsung keluhan para pedagang. Ia menegaskan pemerintah berkomitmen memperbaiki fasilitas pasar secepatnya agar roda perekonomian rakyat kembali berputar.
\n\n\n\n\"Pasar tradisional adalah nadi perekonomian masyarakat. Pemulihan infrastruktur pasar harus segera dilakukan agar aktivitas perdagangan bisa normal kembali,\" tegasnya.
\n\n\n\nWapres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras dalam penanganan bencana, mulai dari TNI/Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, PMI, hingga relawan. Menurutnya, koordinasi lintas instansi yang solid mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat.
\n\n\n\nSebagai bentuk penghargaan, Wapres beberapa kali berhenti untuk melayani permintaan swafoto dari para petugas di lapangan. Interaksi hangat ini memperlihatkan kedekatan pemerintah dengan aparat sekaligus masyarakat yang terdampak. (din).
\n