Wapres Kunjungi Desa Sade Sebagai Pelestari Budaya di Lombok

\nWakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungannya ke salah satu desa wisata ikonik yang merepresentasikan kearifan lokal Suku Sasak, Desa Adat Sade, Sabtu (02/08...

Wapres Kunjungi Desa Sade Sebagai Pelestari Budaya di Lombok
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Didampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Pemandu Lokal Sanah Ardinata, Wapres menyusuri area permukiman adat yang dikenal dengan sebutan Balai Adat Gonong Rata. Rumah-rumah tradisional ini memiliki ciri khas, yakni bagian depan rumah yang dibuat rendah, sebagai simbol kerendahan hati dan penghormatan kepada pemilik rumah.

\n\n\n\n

“Dalam keseharian, kami menyebutnya Balai Tani, karena hampir seluruh warga di sini berprofesi sebagai petani. Desain rumah ini mencerminkan filosofi bahwa setiap orang yang masuk harus menunduk, sebagai bentuk penghormatan,” jelas Talib, Koordinator Pemandu Wisata Desa Sade Talib, pada kesempatan terpisah.

\n\n\n\n

Selain itu, Wapres juga diajak mengunjungi Pohon Cinta, salah satu titik wisata ikonik yang menjadi bagian dari paket wisata edukatif bagi para pengunjung.

\n\n\n\n

Sebagai informasi, Desa Sade telah dikenal sebagai desa wisata sejak 1982, dan diakui secara resmi oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 1993. Berdasarkan penuturan Talib, jumlah wisatawan meningkat pesat saat musim liburan, dengan didominasi oleh turis mancanegara asal Spanyol, Italia, Belanda, dan Prancis.

\n\n\n\n

Selain menikmati keunikan arsitektur dan suasana desa, Wapres juga menyempatkan diri menyapa para perajin tenun yang sedang memintal benang kapas menjadi kain-kain tradisional khas, seperti songke, ragi genap, dan tampu kemalu.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: