Begini, Usaha Juragan Kambing Muksin Al Fahri

Juragan kambing Muksin Al Fahri menekuni usahanya sejak tamat SMA.

Begini, Usaha Juragan Kambing Muksin Al Fahri
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“itu masa yang menyedihkan dua pekan lalu. Kami ada satu ekor yang terpapar PMK. Ada kawan yang sampai 10 ekor. Tapi semua Alhamdulillah telah dilewati pada dua pekan lalu. Saat ini kembali normal,” ujarnya.

\n\n\n\n

Masyarakat yang hendak berkurban tak perlu khawatir. Langsung datang ke tempat yang dipercaya. Pilih hewan yang seger, sehat mencukupi umur 1 tahun kambing atau yang sudah bergigi dan sapi dua tahun usianya. Dan penjual sudah mengantongi surat kesehatan dari dokter hewan. Adapun ciri-cirinya sapi yang terkena PMK mulutnya berbusa, kemudian kakinya luka sehingga sapi tidak kuat berdiri inginnya tiduran terus. dan berat badan menyusut.

\n\n\n\n

“Awalnya pilek, mulut berbusa atau melepuh, kaki sakit tidak bisa bangun karena luka, terlihat kulit seperti kelupas. Penyakit ini menular, jika kami yang menyentuh kulit sapi tersebut kemudian memegang sapi lain berpotensi akan tertular. Untuk mencegah penularan, kita semprot untuk sterilisasi seusai ke lokasi yang dijadikan isolasi,” tambah ia.

\n\n\n\n
Penjualan biasanya mencapai 500 ekor. Tapi tahun ini menurut 30 persen. Dengan kisaran 350 ekor. Dampak karena banyak kebutuhan seperti bebarengan masuk sekolah. “Yang masih tetap kurban dengan mengurangi berat ukuran. Ada juga yang sama sekali tidak berkurban, karena bersamaan dengan masa masuk sekolah sehingga masyarakat banyak kebutuhan yang harus dikeluarkan,” tandasnya. (red).
\n
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2