Damkar & BPBD Tempati Gedung Berlantai Tiga

\nTANGSEL, HARIANRAKYAT.ID-Posko Damkar dan BPBD di Samping Kantor Kecamatan Pamulang kini telah ditempati Maret lalu. Kira-kira sepekan setelah diresmikan oleh Walikota Tangsel Benyamin Davnie, bersam...

Damkar & BPBD Tempati Gedung Berlantai Tiga
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Sementara itu, pihaknya memaparkan jumlah kebakaran pada tahun 2022 lalu mencapai lebih dari 60 insiden kebakaran. Rata-rata yang terbakar, adalah rumah, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kecamatan Ciputat. Faktor kepadatan penduduk menjadi penyebab terjadinya insiden jara 65. Dengan jumlah penduduk padat, memengaruhi kepedulian masyarakat minim.

\n\n\n\n

“Data Kebakaran tahun 2022, sebanyak 62 paling tinggi Kecamatan Ciputat, dan yang paling rendah di Kecamatan Setu. Faktor kebakaran rata-rata kepadatan penduduk, biasanya pertama rumahnya berhimpitan dan semakin padat jumlah penduduk, maka tingkat kesadaran menurun, sebaliknya ketika kepadatan penduduk rendah, kesadaran tinggi dan 90 persen karena korleting listrik.

\n\n\n\n

Lanjut ia, kebakaran rumah, paling sulit, terutama kawasan padat penduduk, karena mudah merembet ke  bangunan lain, di tambah lagi, akses jalan terkadang sulit dilalui mobil besar. Sehingga dapat menghambat upaya pemadaman. Untuk pemadaman rumah, atau bangunan gedung, tentu tidak bisa dilakukan dengan apar, terkecuali kobaran api masih kecil.

\n\n\n\n

“Jangankan rumah, kadang-kadang tiang listrik jalan terbakar. Dan paling gampang, cuma menggunakan apar. Tapi kalau rumah itu sulit, biasanya masalah kabel yang sudah tidak representative lagi. Rumah lama, kabelnya perlu ada peremajaan, namun upaya itu tentunya sangat sulit. Orang tidak pernah memikirkan upaya peremajaan. Kecuali kalau perusahaan ada biaya perawatan. Sedangkan rumah, kalau sudah terbakar baru diketahui,” jelasnya.

\n\n\n\n

Selain menangani kebakaran, juga tim penyelamatan, yakni non kebakaran, dan insiden bukan kebakaran paling banyak. Mulai dari penyelamatan binatang buas, seperti ular, atau sarang tawon yang membahayakan.  Para petugas dibekali dengan keahlian, dan peralatan yang mendukung sehingga saat penyelamatan selalu berhasil.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: