Portal Berita Terpercaya - harianrakyat.id
https://mail.harianrakyat.id/dcktr-tangsel-suplai-air-bersih-atasi-kekeringan-di-keranggan
Rilis: Selasa, 15 September 2026

DCKTR Tangsel Suplai Air Bersih Atasi Kekeringan di Keranggan

DCKTR Kota Tangerang Selatan bersama BPBD, BBWSCC, dan sejumlah mitra terus memperkuat penanganan kekeringan melalui distribusi air bersih ke wilayah terdampak. Hingga 8 September 2026, sebanyak 943.950 liter air telah disalurkan, termasuk ke sejumlah titik di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

DCKTR Tangsel Suplai Air Bersih Atasi Kekeringan di Keranggan
Bacakan Artikel

TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  melalui, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) tangani kekeringan. Ribuan liter air dipasok ke sejumlah wilayah kekeringan.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Jumat (11/9/2026) lalu mengatakan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak terus dilakukan.

“Hingga 8 September 2026, distribusi air bersih telah mencapai 943.950 liter. Penyaluran tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan,” ujarnya.

Demikian juga dikatakan Kepala DCKTR Tangsel Ade Suprizal menjelaskan penanganan banjir dalam memenuhui kebutuhan air bersih bagi masyarat menjadi prioritas. Ribuan liter air bersih telah didistribusikan.

“Distribusi air bersih untuk kebutuhan masyarakat terus disuplai agar aktivitas masyarakat tidak terhambat,” ujarnya.

Sambung ia, jumlah distribusi air bersih, berasal dari berbagai instansi di wilayah selama beberapa bulan terkahir ini. Tentu DCKTR menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penanganan kemarau bersama BPBD, BBWSCC.

Termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Sinarmas. Selain itu turut berpartisipasi PDAM Tirta Traya Cisadane Serpong  dan Kemitraan Polsek Cisauk

Distribusi air tersebar di RT 001/01, RT.002/01, RT 005/02, RT 06/02, RT 009/04, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu. Termasuk di RT 009/05, RT 011 dan RT 12 /05 Kelurahan Keranggan, Setu.

Disampaikan masing-masing armada berkapasitas sekitar 4 ribu hingga 5 ribu liter yang melayani satu hingga dua lokasi, bergantung pada kebutuhan warga.

“Dalam sehari, biasanya dikerahkan satu hingga dua mobil tangki dengan kapasitas sekitar 4.000 liter setiap armada. Mobil tangki tersebut dapat melayani satu hingga dua lokasi, tergantung kebutuhan warga di masing-masing titik,” tambah ia.

Dalam pelaksanaannya, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Beberapa toren berada di dalam gang sempit atau cukup jauh dari posisi mobil tangki, sehingga kendaraan tidak selalu dapat menjangkau titik penampungan secara langsung.

Untuk menyiasati keterbatasan akses tersebut, petugas menggunakan pipa tambahan untuk mengalirkan air dari mobil tangki menuju toren milik warga.

“Pipa sambungan menjadi pilihan untuk mengambil air dari mobil tangki ke toren warga,” beber ia.

Kondisi kekeringan di Kota Tangsel pada tahun ini masih tergolong terkendali. Namun, permintaan bantuan air bersih dari masyarakat masih terus berdatangan, terutama dari wilayah yang mulai mengalami keterbatasan pasokan.

Pihaknya mengimbau warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk segera melaporkannya melalui RT/RW dan pihak kelurahan. Laporan tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada BPBD maupun DCKTR untuk dikoordinasikan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera ditangani. (adv).