Jalan Terjal Kepemimpinan Prabowo-Gibran

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nHARIANRAKYAT.ID, JAKARTA -Belum genap satu semester masa pemerintahan presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran, badai datang bertubi-tubi mengoyak fondasi pemerintahan yang...

Jalan Terjal Kepemimpinan Prabowo-Gibran
Bacakan Artikel
\n

Yakub F. Ismail

\n\n\n\n

HARIANRAKYAT.ID, JAKARTA -Belum genap satu semester masa pemerintahan presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran, badai datang bertubi-tubi mengoyak fondasi pemerintahan yang baru mulai berjalan.

\n\n\n\n

Seruan protes dari berbagai entitas masayarakat sipil menyikapi pro kontra kebijakan dan program hingga gemuruh sosial mengiringi kekecewaan publik menyusul disahkannya RUU TNI belakangan ini turut menjadi gelombang besar menghantam struktur kekuasaan yang sedang dibangun itu.

\n\n\n\n

Banyak yang berpandangan bahwa riak-riak protes massa dan berbagai fenomena distrust publik yang mengemuka akhir-akhir ini merupakan bagian dari ujian kepemimpinan Prabowo.

\n\n\n\n

Ujian ini tentu menjadi passing grade untuk mengukur daya tahan kekuasaan yang baru, seberapa tangguh dan kredibel untuk menjalankan roda pemerintahan yang ada.

\n\n\n\n

Di samping itu, ia juga bermakna sebagai koreksi dan otokritik dalam medan dialektika demokrasi sosial-politik yang terus mencari penyesuaian di tengah tingginya dinamika kehidupan sosial dan ekonomi.

\n\n\n\n

Dalam rumus politik, hanya kekuasaan yang lolos ujian yang mampu bertahan. Ini dikarenakan politik sebagaimana dikonstatir Pierre Bourdieu merupakan puncak dari arena dialektika sosial yang di dalamnya berbagai macam kepentingan saling beradu dan berebut pengaruh.

\n\n\n\n

Politik atau kekuasaan politik (political power) adalah medan sosial bertegangan tinggi yang mempertautkan berbagai macam intrik, aksi-reaksi dan afirmasi-negasi.

\n\n\n\n

Tarik-menarik kepentingan dalam medan politik ini membentuk arus konflik dan integrasi yang rumit dan sukar ditebak arah dan endingnya.

\n\n\n\n

Karenanya, setiap penguasa harus menghitung dengan cermat setiap debit dan volume diksursus sosial yang mengemuka ke publik.

\n\n\n\n

Apakah ia hadir sekadar mengoreksi program atau kebijakan yang sedang digulirkan, atau justru ia muncul dengan membawa suatu reaksi berantai yang siap meledakkan kekuasaan yang tengah terbentuk.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: