Jalur Tambang Dibuka, FK3I: Siap-Siap Bencana Lingkungan Baru

\nBOGOR - Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia Regional Gunung Gede Pangrango Halikun Salak (FK3I Gedepahala) menolak aktivitas pertambangan di Bogor. Hal ini berpotensi timbulnya permasalahan b...

Jalur Tambang Dibuka, FK3I: Siap-Siap Bencana Lingkungan Baru
Bacakan Artikel
\n

Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia Regional Gunung Gede Pangrango Halikun Salak (FK3I Gedepahala) menolak aktivitas pertambangan di Bogor. Hal ini berpotensi timbulnya permasalahan baru.

\n\n\n\n

Ketua FK3I Gedepahala, Ligar, S.R., pada Selasa (5/5/2026) kepada Gubernur Jawa Barat Agra l mempertimbangkan dampak ekologis dan dampak lingkungan jika Jalur Tambang dibuka kembali.

\n\n\n\n

Ligar, S.R., menyampaikan, apabila jalur tambang dibuka kembali maka aktivitas galian C potensi kerusakan alam akan semakin meluas dan masif. Sehingga, perlu di kaji lebih jauh, lokasi galian baiknya bukan berupa kawasan hutan, sempadan sungai dan lokasi yang memiliki potensi keanekaragaman hayati tinggi.

\n\n\n\n

Disamping itu, kata Ligar, S.R., dampak galian C dan tambang secara umumnya selalu berakhir rusak tanpa ada pemulihan sekiranya pihak pemerintah perlu mengawasi aktivitas penambangan baik di awal maupun di akhir.

\n\n\n\n

\"Aktivitas penambangan selalu berakhir penuh masalah dan selalu mengatasnamakan rakyat. Untuk itu kami menolak kegiatan penambangan, terlebih yang memang dapat memperparah kerusakan alam dan lingkungan sekitarnya,\" tegasnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2