Maung: Simbol Kejayaan Bangsa

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nWacana penggunaan kendaraan produksi PT Pindad, Maung belakangan ramai diperbincangkan usai Presiden Prabowo Subianto mewajibkan para menteri dan juga pejabat lainnya untuk m...

Maung: Simbol Kejayaan Bangsa
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Di luar itu semua, apa yang menjadi keistimewaan Maung adalah bahwa mobil ini dibuat dalam negeri sehingga memudahkan pemeliharaan/logistik lokal, disesuaikan dengan kondisi geografi Indonesia, dan yang tidak kalah penting adalah sebagai simbol kedaulatan teknologi otomotif dan pertahanan nasional.

\n\n\n\n

Dengan begitu, mobil Maung bukan hanya tentang kendaraan, melainkan manifestasi dari ambisi bangsa Indonesia untuk menjadi pemain penting dalam industri otomotif dan pertahanan di kancah global dengan semangat kemandirian yang tinggi demi martabat dan kedaulatan bangsa.

\n\n\n\n

Menilik Alasan Presiden

\n\n\n\n

Apa yang menjadi alasan utama Prabowo memberikan arahan tegas kepada para menteri, wakil menteri, kepala badan dan pejabat eselon I agar menjadikan Maung sebagai kendaraan dinas adalah perkara serius yang tidak boleh diabaikan.

\n\n\n\n

Setidaknya beberapa pertimbangan menjadi dasar argumentasi Sang Jenderal meminta para pejabat wajib menggunakan kendaraan tersebut.

\n\n\n\n

Pertama, mobil Maung adalah hasil karya anak negeri yang harus diapresiasi masyarakat, khususnya para pejabat yang menjadi teladan bagi rakyat. Dengan memakai kendaraan buatan dalam negeri, maka secara tidak langsung pemerintah telah memberikan contoh konkret penggunaan produk dalam negeri.

\n\n\n\n

Kedua, hal ini akan mendorong kebanggaan nasional dan mendukung ekosistem industri dalam negeri, khususnya industri otomotif yang sedang tumbuh dan berkembang. Dengan menggunakan kendaraan tersebut, maka reputasi Maung akan melejit dan hal ini akan berdampak terhadap permintaan pasar, volume produksi dan keberlanjutan perusahaan produsen (PT Pindad).

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: