Maung: Simbol Kejayaan Bangsa

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nWacana penggunaan kendaraan produksi PT Pindad, Maung belakangan ramai diperbincangkan usai Presiden Prabowo Subianto mewajibkan para menteri dan juga pejabat lainnya untuk m...

Maung: Simbol Kejayaan Bangsa
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Ketigas, dapat menciptakan efek multiplier di sektor ekonomi nasional. Sebab, dengan adanya permintaan besar secara otomatis akan memperkuat rantai pasok nasional, yang akhirnya akan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, serta memacu inovasi teknologi otomotif dan pertahanan.

\n\n\n\n

Meskipun Maung baru mulai dijajakkan kepada para pejabat, namun minat masyarakat terhadap jenis kendaraan ini terbilang cukup tinggi. Publik banyak yang mulai bertanya soal bagaimana cara mendapatkan kendaraan tersebut.

\n\n\n\n

Pada poin ini tentu PT Pindad selaku produsen mobil Maung perlu untuk mempertimbangkan beberapa hal seperti penyesuaian harga hingga sosialisasi secara masif terkait kegunaan kendaraan ini bagi masyarakat luas.

\n\n\n\n

Dalam konteks harga, misalnya, agar Maung bisa masuk ke pasar massal yang lebih kompetitif, dengan pembeli dari kalangan non-militer/pejabat, harga perlu disesuaikan. Pemerintah dan PT Pindad bisa mendiskusikan mengenai hal ini seperti pertimbangan subsidi atau dengan skema pembiayaan khusus agar biaya kepemilikan lebih terjangkau dan sebagainya.

\n\n\n\n

Sementara, dari segi utilitas, untuk versi sipil yang ditujukan untuk konsumen umum harus perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut seperti memproduksi varian SUV ringan, modifikasi untuk keluarga atau dengan fitur-fitur lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat umum.

\n\n\n\n

Akhirnya, jika Maung benar-benar diapresiasi dengan baik dan fokus pada kebutuhan konsumen, tidak hanya dari kalangan militer, tapi juga sipil, maka bukan tidak mungkin kendaraan ini akan menjadi produk kebanggaan nasional serta simbol kemajuan bangsa itu sendiri.

\n\n\n\n

Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia

Pilih Halaman: