Pelatihan Pembawa Acara MUI Tangsel Soroti Penguasaan Materi Sebuah Acara

\nPelatihan Master of Ceremony (MC) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) soroti pengntingnya penguasaan materi acara bagai siapa saja yang henda...

Pelatihan Pembawa Acara MUI Tangsel Soroti Penguasaan Materi Sebuah Acara
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Selaku pemateri Chanda Saputra menjelaskan kiat-kiat bagaimana menjadi MC yang profesional. Memang tidak mudah menjadi MC. Perlu proses yang panjang dan jam terbang tinggi. Secara makna luas MC bagian dari aktivitas public speaking.

\n\n\n\n

\"Secara makna public speaking menyampaikan pendapat dibuka umum dengan materi yang telah ditentukan. Disampaikan secara jelas, percaya diri sehingga sampai ke telinga para pendengar,\" ujarnya.

\n\n\n\n

Lanjut ia, kegiatan yang termasuk publik speaking, MC, narasumber, moderator, pemimpin rapat atau pertemuan, sambutan, presentasi, penyiar radio, diskusi dengan rekan kerja,\" ia merinci.

\n\n\n\n

Begini cara menjadi MC yang perlu diperhatikan, atitut, penampilan, pakaian, datang satu jam sebelum acara, suara, dan bahasa serta bahasa tubuh, pendangan mata dan senyum.

\n\n\n\n

\"Sedangkan MC dapat dibagi menjadi tiga kriteria, ada yang formal ciri-cirinya suara bulat, tidak boleh improve, posisi on point, tidak boleh smiling voice. Kedua semi formal, cirinya suaranya lebih bervariasi, boleh berimprovisasi,wajib smiling voice dan kriteria ketiga non formal. Ciri-cirinya, suara ceria, ekspresif, wajib improvisasi, wajib posisi pindah,\" bebernya.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: