Pemilihan Ketua SMSI Tangsel Jadi Role Model, Begini Alurnya

\nSerikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tangerang Selatan menjadi role model dalam penyelenggaraan melaksanakan musyawarah WILAYAH (Muswil)  Ke-2 di Cisarua, Bogor 21 - 22/6...

Pemilihan Ketua SMSI Tangsel Jadi Role Model, Begini Alurnya
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Namun para peserta tak ada yang menanggapi soal pilihan musyawarah mufakat tersebut. Cukup lama Teguh Wijaya menunggu yang duduk di depan bersama calon David Saragih menghadap ke para peserta. Apakah ada opsi pilihan langsung. Melihat hal itu, pimpinan sidang memberikan waktu kepada Teguh untuk bicara.

\n\n\n\n

\"Tanggapan saya terhadap musyawarah mufakat adalah, AD/ART SMSI tidak mengatur pemilihan ketua untuk Kabupaten/Kota. AD/ART hanya mengatur,  pemilihan untuk tingkat provinsi. Dan itu saya pertanyakan sejak awal pencalonan. Bahkan saya ungkapkan itu kepada Ketua SMSI Banten Pak Lesman, \" kata Teguh menguraikan, suana pun jadi hening.

\n\n\n\n

 \"Meski demikian, AD/ART SMSI bukan berarti buruk. Saya memaknai, para perumus AD/ART, mungkin melihat dampak buruk pemilihan langsung, money politik (jale) dan gesekan antar anggota.\"

\n\n\n\n

Tidak hanya itu, Teguh juga menjelaskan, selain tidak ada di AD/ART, peraturan organisasi SMSI juga tidak mengatur pemilihan di tingkat kabupaten/kota.

\n\n\n\n

\"Peraturan Organisasi Bab 2 Pasal 3 hanya mengatur pembentukan perwakilan di Kabupaten Kota. Pembentukan dan pemilihan itu berbeda,\" tegas Teguh. Peraturan Organisasi terbit 2018, sementara SMSI lahir 7 Maret 2017.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: