Penurunan Stunting Belum Signifikan, Mas Dhito Ajak Instansi Vertikal Tangangi Bersama

\nBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut angka stunting berdasarkan hasil bulan timbang Agustus 2025 mengalami penurunan hingga 8,04 persen. Meski menurun dibanding...

Penurunan Stunting Belum Signifikan, Mas Dhito Ajak Instansi Vertikal Tangangi Bersama
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Mas Dhito juga menegaskan, penanganan stunting harus dilakukan secara kolaboratif. Intervensi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan instansi vertikal yang memiliki instrumen hingga ke tingkat bawah.

\n\n\n\n

“Jadi kerja bersama, kerja kolaboratif. Bareng-bareng kita intervensi,” tegasnya.

\n\n\n\n

Selain persoalan sanitasi, Mas Dhito menyoroti adanya indikasi pemeriksaan yang berpindah-pindah, sehingga data stunting menjadi kurang akurat. “Itu yang menyebabkan data tidak akurat. Ini yang akan terus kita perbaiki. Saya harapkan dalam satu hingga dua tahun ke depan angka stunting bisa di bawah lima persen,” tandasnya.

\n\n\n\n

Meski penurunan belum signifikan, Kabupaten Kediri tetap menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten terbaik pertama atas kinerja pelaksanaan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2025.

\n\n\n\n

Wakil Bupati Kediri yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S), Dewi Mariya Ulfa, membenarkan capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: