Pertagas Bangun Sinergi dan Kepercayaan Pelanggan Melalui Layanan Prima dengan Infrastruktur Handal Terpadu

\nJakarta, 5 September 2025 –PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, menegaskan komitmennya untuk senantiasa memberikan layanan prima bagi seluruh pe...

Pertagas Bangun Sinergi dan Kepercayaan Pelanggan Melalui Layanan Prima dengan Infrastruktur Handal Terpadu
Bacakan Artikel
\n

Jakarta, 5 September 2025 –PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, menegaskan komitmennya untuk senantiasa memberikan layanan prima bagi seluruh pelanggan — mulai dari sektor industri, UMKM, hingga rumah tangga. Dengan jaringan infrastruktur energi yang luas, handal, dan terintegrasi, Pertagas berperan sebagai penghubung utama gas bumi dan minyak dari sumber produksi hingga ke tangan pelanggan di seluruh Indonesia.

\n\n\n\n

Direktur Komersial Pertamina Gas, Ryrien Marisa, menyampaikan bahwa pelanggan merupakan mitra strategis perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

\n\n\n\n

“Kepercayaan pelanggan adalah aset penting bagi Pertagas. Karena itu, kami senantiasa meningkatkan kualitas layanan melalui pemeliharaan infrastruktur, inovasi digital, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Di Hari Pelanggan Nasional ini, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelanggan yang telah mempercayakan Pertagas sebagai mitra energi,” ujar Ryrien.

\n\n\n\n

Pelanggan Industri maupun bisnis ritel menjadi bagian penting dalam perjalanan Pertagas. Hingga saat ini, Pertagas melayani 71 pelanggan industri, lebih dari 17 ribu UMKM, serta 270 ribu rumah tangga di seluruh Indonesia. Segmen industri terbesar meliputi kelistrikan dan pupuk, disusul petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan jaringan gas kota (city gas). Melalui anak usahanya, Pertagas juga menjangkau pelanggan di sektor perhotelan, rumah sakit, perkantoran, hingga perumahan di Sumatera, Jawa, dan Bali.

\n\n\n\n

Pertagas mencatat pertumbuhan pelanggan sebesar 12 persen pada 2024, khususnya pada segmen transportasi gas dan minyak.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: