UPJ Talks 2025: Menyatukan Pendidik dan Sociopreneur untuk Dampak Nyata dalam Dunia Pendidikan

\n\n\n\n\n  Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Internasional yang jatuh setiap tanggal 24 Januari, Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) menyelenggarakan UPJ Talks 2025 dengan tema...

UPJ Talks 2025: Menyatukan Pendidik dan Sociopreneur untuk Dampak Nyata dalam Dunia Pendidikan
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Selain itu, ia juga menekankan relevansi tema sociopreneurship dalam pendidikan, di mana dunia usaha seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap komunitas di sekitarnya.

\n\n\n\n

Pada sesi pertama, Dr. Mohamad Trio Febriyantoro, S.E., M.M., Ph.D. membahas pentingnya social entrepreneurship dalam menciptakan solusi inovatif yang tidak hanya berkelanjutan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Ia menyoroti kisah inspiratif Ibu Suryani, seorang pelaku usaha yang berhasil memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus melalui industri kuliner.

\n\n\n\n

“Bisnis berbasis social entrepreneurship tidak hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga bagaimana menciptakan dampak sosial yang positif. Meskipun tantangannya besar, selalu ada peluang bagi mereka yang memiliki tekad dan visi untuk membawa perubahan,” ungkapnya.

\n\n\n\n

Sesi berikutnya menghadirkan Tri Erwinsyah Putra, Co-Founder Kopi Tuli, yang berbagi perjalanan inspiratif dalam membangun bisnis berbasis sosial. Dengan tagline “The Taste That Touches Your Heart”, Kopi Tuli bukan hanya sekadar kedai kopi, tetapi juga sebuah gerakan yang mengedepankan inklusivitas bagi komunitas teman tuli.

\n\n\n\n

“Kami ingin menciptakan ruang di mana teman tuli bisa bekerja, berdaya secara ekonomi, dan memiliki kesempatan yang setara. Kopi Tuli juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih memahami dan menggunakan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Erwin.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: