Dirut Agrinas Mundur: Biasa atau Sinyal Bahaya?

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nPublik tanah air dikejutkan oleh kabar mundurnya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota. Fenomena ini dengan cepat memantik perbincangan publik...

Dirut Agrinas Mundur: Biasa atau Sinyal Bahaya?
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Alarm Penting

\n\n\n\n

Meski ini hanya fenomena biasa, respons tepat dan strategis sangat diperlukan untuk mengambil langkah-langkah cepat mengatasi kondisi yang ada.

\n\n\n\n

Biar bagaimanapun, peran strategis PT Agrinas Pangan Nusantara tidak bisa dianggap remeh. Sejak awal, perusahaan ini digadang-gadang menjadi salah satu ujung tombak dalam agenda besar Presiden Prabowo Subianto memperkuat swasembada pangan nasional.

\n\n\n\n

Dengan begitu, mundurnya Dirut pada fase awal justru mengirimkan sinyal buruk yang perlu disikapi secara serius dan bijak.

\n\n\n\n

Apalagi, salah satu alasan dibalik pengunduran diri Dirut ini yakni masalah tidak turunnya anggaran dari Danantara. Artinya, kalau memang informasi ini benar sebagai penyebab, maka ada indikasi kuat masalah koordinasi dan juga sinkronisasi kebijakan lintas institusi.

\n\n\n\n

Kita tentu juga harus melihat sisi negatif dari persoalan ini, karena jika ini dibiarkan tanpa tindak lanjut yang jelas, dikhawatirkan berpotensi menjadi \'bola liar\' yang dimanfaatkan pihak-pihak tertentu yang berniat menggiring opini negatif.

\n\n\n\n

Jangan sampai gara-gara masalah ini, publik jadi meragukan kemampuan pemerintah dalam mengelola program-program prioritas seperti program ketahanan pangan ini.

\n\n\n\n

Sampai saat ini, publik Tanah Air masih optimistis pemerintahan Prabowo-Gibran dapat merealisasikan visi ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

\n\n\n\n

Ketika masalah ini terus berkembang dan menjadi opini negatif di kalangan masyarakat maka, efek domino runtuhnya kepercayaan terhadap program strategis lainnya pun bisa saja terjadi.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: