Pemkot Tangerang Uji Coba Incenerator Teknologi Terbaru dari Korea Selatan

\nPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang baru saja melakukan uji coba teknologi pengolahan sampah menggunakan teknologi insinerator. Bek...

Pemkot Tangerang Uji Coba Incenerator Teknologi Terbaru dari Korea Selatan
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Berikut ini adalah keuntungan menggunakan teknologi insinerator dalam pengolahan sampah, di antaranya:

\n\n\n\n
    \n
  1. Pengurangan Volume Sampah Secara Drastis
  2. \n
\n\n\n\n

Teknik insinerator dinilai dapat mengurangi volume sampah hingga sekitar 90 persen dengan total residu sampah yang sangat kecil, sekitar 0,1 persen dari hasil uji coba yang sudah dilaksanakan. Hal ini menjadi langkah solutif menuntaskan permasalahan sampah di tingkat wilayah sekaligus mengurangi beban volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

\n\n\n\n
    \n
  1. Penghancuran Bahan Berbahaya
  2. \n
\n\n\n\n

Teknik insinerator memiliki daya suhu tinggi yang dapat menghancurkan bakteri, virus, maupun pathogen lainnya yang terkandung dalam sampah. Hal ini dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit maupun dampak berbahaya dari sampah yang tersebar di lingkungan sekitar.

\n\n\n\n
    \n
  1. Pengurangan Emisi Metana dari TPA Rawa Kucing
  2. \n
\n\n\n\n

Teknik insinerator yang beroperasi dengan teknik pembakaran dapat mengurangi jumlah sampah yang membusuk di TPA Rawa Kucing, sehingga mengurangi emisi metana yang dihasilkan tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing.

\n\n\n\n
    \n
  1. Pengurangan Ketergantungan pada TPA Rawa Kucing
  2. \n
\n\n\n\n

Teknik insinerator menjadi terobosan baru dalam pengelolaan sampah dari proses hulu. Hal ini mengurangi ketergantungan pada TPA Rawa Kucing yang sudah dalam kondisi kapasitas penampungan sampahnya hampir mencapai ambang batas maksimal.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: