Tokoh Sentral Sang Penyambung Silaturahmi Istana

\nOleh: Yakub F. Ismail\n\n\n\nPerannya tidak begitu tampak, gerakannya pun tidak banyak menarik perhatian, namun siapa sangka justru dialah tokoh penting yang luput dari sorotan kamera tapi memberi dampak...

Tokoh Sentral Sang Penyambung Silaturahmi Istana
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Sampai pada tahap ia benar-benar meresapi dan menjiawai relung seni. Dari proses menjadi seorang seniman desain inilah Didit belajar tentang apa itu kerja keras dan ketekunan.

\n\n\n\n

Bakat saja tidak cukup untuk menjadi seorang seniman atau desainer handal, jika tidak didukung oleh usaha berlatih terus menerus.

\n\n\n\n

Family Integrator

\n\n\n\n

Istilah penyatu keluarga (family integrator) barangkali kurang terlalu pas untuk mendeskripsikan peran Didit dalam keluarganya.

\n\n\n\n

Namun, hanya istilah itu yang bisa dipakai untuk merujuk peran pentingnya dalam merajut pintalan hubungan keluarga yang penuh guyub.

\n\n\n\n

Sebagai satu-satunya anak dalam keluarganya, Didit mau tidak mau harus menjalani perannya sebagai sosok yang bisa diandalkan dalam menciptakan suasana sejuk penuh keharmonisan.

\n\n\n\n

Memang harus diakui bahwa tidak ada entitas keluarga di dunia ini yang sepanjang hayatnya tidak pernah mengalami tantangan miskokomunikasi ataupun bentuk-bentuk kecil dari gejolak konflik.

\n\n\n\n

Situasi demikian bukan hal yang asing apalagi dipandang aneh. Hanya saja peran individu dalam keluarga menjadi vital dalam menjaga kondisi tetap rukun dan ajek.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: