Tutup Rakernas XVII Apkasi 2026, Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Paradigma Ekonomi Kerakyatan dan Investasi Manusia sebagai Kunci Indonesia Emas

\nMenteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian secara resmi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2026 di K...

Tutup Rakernas XVII Apkasi 2026, Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Paradigma Ekonomi Kerakyatan dan Investasi Manusia sebagai Kunci Indonesia Emas
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Bursah juga menekankan pentingnya manajemen talenta ASN di daerah untuk mendukung efektivitas birokrasi. \"Seluruh hasil rakernas akan disampaikan kepada Pemerintah melalui Menteri/Pimpinan lembaga terkait,\" katanya sembari tak lupa, ia melaporkan bahwa Apkasi telah merampungkan dan meluncurkan buku \"25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten\" sebagai upaya menggelorakan semangat inovasi daerah meski di tengah situasi yang penuh tekanan.

\n\n\n\n

Bursah juga memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala BKN, Ketua Komisi II DPR RI, perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan yang mengajak peran aktif kepala daerah anggota Apkasi dalam mendukung program-program BPDP seperti PSR (Peremajaan Sawit Rakyat), program beasiswa sawit, maupun promosi sawit serta narasumber kompeten lainnya yang hadir dan ikut memperkaya wawasan bagi kepala daerah di ajang rakernas Apkasi.

\n\n\n\n

Usai Mendagri secara resmi menutup Rakernas, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Gedung Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) di Batam. Gedung hasil kolaborasi Apkasi dengan International Business Association (IBA) ini dirancang sebagai pusat informasi satu pintu bagi investor mancanegara yang ingin melihat potensi ekonomi di berbagai kabupaten di Indonesia.

\n\n\n\n

Bursah Zarnubi menyatakan bahwa PPID adalah jendela bagi dunia luar untuk melihat kekayaan potensi investasi daerah tanpa harus mendatangi tiap daerah di tahap awal. Mendagri Tito Karnavian pun mengapresiasi langkah inovatif ini sebagai aksi nyata untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. (*)

\n
Pilih Halaman: