Portal Berita Terpercaya - harianrakyat.id
https://mail.harianrakyat.id/vaksin-meningitis-jadi-syarat-umrah-kapan-waktu-yang-tepat
Rilis: Sabtu, 19 September 2026

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat

Vaksin meningitis menjadi salah satu persyaratan kesehatan bagi jamaah Umrah dan Haji yang bepergian ke Arab Saudi. Dokter Vaksinator RS Sari Asih Karawaci, dr. Fadli Ambara, MARS, mengingatkan calon jamaah agar vaksinasi dilakukan setidaknya 10 hari sebelum kedatangan dan tidak menunggu hingga mendekati keberangkatan.

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat
Bacakan Artikel

HARIANRAKYAT.ID, TANGSEL-Persiapan ibadah Umrah dan Haji tidak hanya berkaitan dengan dokumen perjalanan dan perlengkapan ibadah. Kondisi kesehatan jamaah juga menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan sejak jauh hari, termasuk pemenuhan vaksinasi meningitis sebagai salah satu persyaratan perjalanan ke Arab Saudi.

Kewajiban vaksinasi tersebut berkaitan dengan tingginya mobilitas jamaah dari berbagai negara yang berkumpul dalam satu wilayah selama pelaksanaan Umrah maupun Haji. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular, termasuk infeksi meningitis.

Dokter Vaksinator RS Sari Asih Karawaci, dr. Fadli Ambara, MARS, menjelaskan bahwa vaksinasi tidak hanya bertujuan memenuhi persyaratan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perlindungan kesehatan jamaah.

“Dengan divaksinasi, kita melindungi diri dan orang sekitar seperti bayi, lansia, atau individu dengan imun lemah, terlebih di wilayah dengan risiko penularan tinggi,” jelas dr. Fadli.

Meningitis sendiri merupakan peradangan pada meninges, yaitu selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri dan virus.

Salah satu penyebab yang menjadi perhatian adalah bakteri Neisseria meningitidis atau meningokokus. Infeksi akibat bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit serius sehingga pencegahan melalui vaksinasi menjadi bagian penting dalam perlindungan jamaah.

Jangan Vaksinasi di Saat Terburu-buru

Calon jamaah juga perlu memperhatikan waktu pemberian vaksin sebelum keberangkatan. Berdasarkan ketentuan perjalanan yang disebutkan dalam edaran otoritas Arab Saudi, vaksin meningitis perlu diberikan setidaknya 10 hari sebelum kedatangan.

Karena itu, calon jamaah sebaiknya tidak menunggu hingga mendekati jadwal penerbangan untuk mengurus vaksinasi dan dokumen kesehatan.

Selain waktu pemberian vaksin, jamaah juga perlu memastikan sertifikat vaksinasi internasional atau International Certificate of Vaccination (ICV) yang dimiliki masih memenuhi ketentuan yang berlaku saat perjalanan.

“Persiapan kesehatan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan persiapan perjalanan lainnya. Jangan sampai urusan vaksin baru diperhatikan ketika jadwal keberangkatan sudah dekat,” ujar dr. Fadli.

Meningitis Bukan Hanya Satu Jenis Penyakit

Secara medis, meningitis dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme sehingga jenis vaksin yang digunakan juga dapat berbeda sesuai dengan penyakit yang hendak dicegah.

Vaksin meningokokus ditujukan untuk memberikan perlindungan terhadap Neisseria meningitidis. Sementara itu, vaksin pneumokokus digunakan untuk mencegah penyakit akibat Streptococcus pneumoniae. Ada pula vaksin Hib yang memberikan perlindungan terhadap Haemophilus influenzae tipe b.

Bagi calon jamaah Umrah dan Haji, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan vaksinasi yang diperlukan serta kelengkapan dokumen kesehatan sebelum keberangkatan.

Dengan mempersiapkan vaksinasi lebih awal, jamaah tidak hanya dapat mengantisipasi persyaratan perjalanan, tetapi juga memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan kebutuhan kesehatan sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci. (*).