MUI Tangsel Rawat Nilai Seni dan Budaya Jadi Media Dakwah

\nMajelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan menggelar \"Konsolidasi Elemen Seni dan Budaya Islam se Kota Tangsel\" di Gedung Kelembagaan, Jalan Siliwangi No. 2,...

MUI Tangsel Rawat Nilai Seni dan Budaya Jadi Media Dakwah
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

“Seni dan budaya telah lama menjadi media dakwah, sebagaimana dilakukan Walisongo. Bukan hanya melalui musik, tetapi juga arsitektur. Jadi musik bukan milik satu peradaban saja,” tegasnya.

\n\n\n\n

Dari perspektif teknologi modern, Azharul Fuad, pelaku IT, memaparkan materi tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam seni dan budaya Islam. Ia menegaskan bahwa AI hanyalah alat bantu, bukan pengganti moral dan nilai kemanusiaan.

\n\n\n\n

“Dalam perspektif Islam, seni dan musik diberi ruang luas selama tidak bertentangan dengan syariat. Jangan serta-merta diharamkan. Teknologi, termasuk AI, adalah kesempatan untuk maju, bukan ancaman,” ujarnya.

\n\n\n\n

Konsolidasi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara ulama, seniman, budayawan, dan pemerintah dalam menjadikan seni dan budaya Islam sebagai media dakwah yang relevan, berkelanjutan, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan. (din).

\n
Pilih Halaman: