Pati: Kota Kecil, Pemantik Besar

\nOleh: Abdul Hakim\n\n\n\nFenomena Pati tidak sekadar persoalan teknis perpajakan daerah, tetapi cerminan dari ketegangan struktural antara negara dan rakyat di tengah situasi ekonomi yang memburuk. Dalam...

Pati: Kota Kecil, Pemantik Besar
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Jika pemerintah daerah merespons dengan sikap defensif atau arogan, mereka berisiko memperkuat kesan bahwa kekuasaan lebih mementingkan stabilitas anggaran ketimbang keadilan sosial. Pengalaman di berbagai negara menunjukkan, dalam masa krisis ekonomi, kebijakan pajak yang tidak adil dapat menjadi pemantik gerakan rakyat yang lebih luas.

\n\n\n\n

Jika pola ini berlanjut—di mana negara terus menambah tekanan fiskal tanpa membangun kepercayaan—maka protes pajak dapat berevolusi menjadi gerakan rakyat yang menuntut perombakan menyeluruh, baik pada kebijakan fiskal maupun struktur politik yang menopangnya.

\n\n\n\n

Abdul Hakim
Pengajar Perbandingan Politik
STISNU Kota Tangerang

\n
Pilih Halaman: