Publikasi Kinerja Bappenda Kabupaten Bogor Tahun 2025

\nBadan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor kembali menorehkanpencapaian membanggakan dalam pelaksanaan survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)untuk Semester 1 Tahun 2025. Dengan n...

Publikasi Kinerja Bappenda Kabupaten Bogor Tahun 2025
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Bappenda Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas saran dan
masukan yang telah diberikan selama ini. Komitmen pelayanan yang berakar pada nilai
AKHLAK dan semangat inovasi akan terus dijaga, agar seluruh masyarakat benar-benar
merasakan manfaat pelayanan yang cepat, akurat, dan ramah.

\n\n\n\n

Dengan hasil IKM yang positif ini, Bappenda semakin yakin mampu menghadirkan pelayanan
publik yang membanggakan serta membawa Kabupaten Bogor menuju masa depan yang
istimewa dan gemilang.

\n\n\n\n

CAPAIAN PENERIMAAN PAJAK DAERAH S.D 11 NOVEMBER 2025
Pencapaian realisasi pajak daerah untuk semua jenis pajak daerah yang dikelola Bappenda
Kabupaten Bogor sampai dengan tanggal 11 November 2025 sebesar Rp3.400.889.378.796,00
atau mencapai 84,50 % dari target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Perubahan Tahun
2025 sebesar Rp4.024.905.964.409,00, dengan rincian realisasi penerimaan sebagai berikut:

\n\n\n\n
\"\"
\n\n\n\n

Secara nominal, kontribusi terbesar didapat dari Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan (BPHTB) dengan capaian Rp1.020.802.505.976,00 dan pada urutan kedua terbesar
didapat dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan capaian
Rp742.779.833.800,00 sebagaimana tergambar pada grafik realisasi pajak daerah di atas ini.

\n\n\n\n


Namun, secara persentase Realisasi Penerimaan Pajak Daerah terhadap Target yang
dianggarkan pada Anggaran Perubahan s.d 11 November 2025 sebagai berikut: Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan (MBLB) mendapat persentase tertinggi, yaitu 96,90%, dan urutan kedua Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebesar 96,74%. Itu berarti Pajak MBLB dan PBB P2 memang memiliki peran penting terhadap optimalisasi penerimaan pajak
daerah di Kabupaten Bogor.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: