Rakernas Apkasi XVII Batam, BPDP Tawarkan Hilirisasi dan Produktivitas Perkebunan Rakyat

\nBadan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menawarkan sejumlah program strategis untuk mengoptimalkan dana perkebunan guna mendorong hilirisasi, meningkatkan produktivitas perkebu...

Rakernas Apkasi XVII Batam, BPDP Tawarkan Hilirisasi dan Produktivitas Perkebunan Rakyat
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

Untuk program sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit, mencakup sembilan paket pendanaan, meliputi: ekstensifikasi, intensifikasi, mesin pertanian, sertifikasi ISPO, alat pascapanen dan pengolahan, jalan kebun dan jalan akses, transportasi, serta infrastruktur pasar. Sedangkan terkait program peningkatan produktivitas, Normansyah menyebut dilakukan melalui program replanting dengan menargetkan 2,4 juta hektare lahan dengan produktivitas rendah, terdiri dari 1,5 juta hektare lahan petani mitra dan 0,9 juta hektare lahan petani plasma. Dengan program tersebut, lahan-lahan ini berpotensi untuk ditingkatkan dari rata-rata 2,3 ton CPO menjadi 7,2 juta ton CPO per tahun.

\n\n\n\n

Normansyah menegaskan bahwa BPDP berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan. \"Kami mengundang seluruh kabupaten sentra untuk mengakses program-program BPDP melalui dinas perkebunan masing-masing daerah,\" katanya.

\n\n\n\n

Dalam kesempatan tersebut, Normansyah lantas menjelaskan mekanisme pengajuan proposal yang dapat diakses oleh kabupaten-kabupaten penghasil. Untuk memudahkan akses dan transparansi, BPDP telah mengembangkan dua aplikasi digital. Pertama adalah aplikasi PSR Online untuk proses pengajuan dan pendaftaran program peremajaan. Kedua adalah Smart PSR yang berfungsi sebagai platform monitoring penyaluran dana kepada petani secara real-time. Dengan aplikasi ini, semua pihak dapat memantau progres penyaluran dan realisasi program di lapangan.

\n\n\n\n

Harapan untuk Masa Depan Perkebunan Indonesia

\n\n\n\n

Rakernas Apkasi ke-XVII di Batam ini menandai momentum penting dalam sinergi antara pemerintah pusat melalui BPDP dan pemerintah kabupaten seluruh Indonesia. Dengan tiga komoditas strategis yang kini menjadi fokus, BPDP memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kesejahteraan petani dan keberlanjutan industri perkebunan Indonesia.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: