Rusunawa di Tangsel Diminati Masyarakat, Perlu Bangun Fasilitas Baru

\n\n\n\n\nKota Tangerang Selatan (Tangsel) membutuhkan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) baru. Pasalnya, dua rusunawa yang saat ini dikelola Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rusunawa...

Rusunawa di Tangsel Diminati Masyarakat, Perlu Bangun Fasilitas Baru
Bacakan Artikel
\n\n\n\n

\"Kalau warga Tangsel tinggalnya nyaman, nyari duitnya, kerjanya juga akan enak. Otomatis akan meningkatkan perekonomian di Tangsel . Selain itu juga ada PAD karena ada retribusi. Meskipun nanti kalau ada rusun baru, dibangun oleh pemerintah pusat belum bisa langsung memberikan PAD tapi ke depannya tunggu 5 tahun lagi, atau kurang dari itu setelah menjadi aset pemkot kan akan menjadi retribusi,\" Ferdaus menjelaskan.

\n\n\n\n

Adapun total unit Rusunawa Situ Gintung yaitu ada 74 unit dan yang terisi sebanyak 71 unit. Kemudian, untuk Rusunawa Serua ada 70 unit dan yang terhuni sudah 59 unit. \"Untuk Rusunawa Serua luasnya 36 meter persegi, harga sewanya mulai dari Rp520 ribu hingga Rp600 ribu. Sedangkan Rusunawa Situ Gintung luasnya 27 meter persegi dengan harga sewa mulai dari Rp240 ribu sampai Rp300 ribu,\" terangnya.

\n\n\n\n

Bahkan setiap harinya ada warga yang mengambil formulir untuk tinggal di rusunawa. \"Warga yang tinggal di rusunawa harus merupakan warga Tangsel, dengan jumlah per-KK sebanyak 5 orang, dan memiliki penghasilan dibawah UMP, setelah mereka mengisi formulir, akan ada wawancara lalu akan di proses, mereka bisa menghuni di rusunawa selama 5 tahun,\" jelasnya.

\n\n\n\n

Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan menyambut baik tingginya minat masyarakat terhadap Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Situ Gintung dan Serua. Ia menilai, kondisi hunian yang telah terisi hingga lebih dari 85% menunjukkan bahwa program penyediaan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah berjalan sesuai harapan.

\n\n\n\n

\"Pembangunan rusunawa tambahan bukan hanya memberi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja selama proses pembangunan serta potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi di masa mendatang,\" tandasnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: